Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2015

Senyum lagii ~2

Tertawa dan Tersenyumlah

"Jam Beker"

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di adalah guru Syaikh Muhammad bin Shaleh al Utsaimin rahimahumullah. Suatu saat, isteri Syaikh as-Sa'di pulang dari safar (perjalanan nya) setelah beberapa lama berpisah dengan Syaikh as-Sa'di karena perjalanan tersebut.

Syaikh as-Sa'di terbiasa menggunakan jam beker untuk membantu beliau bangun shalat malam. Namun malam itu dimana hari isteri beliau pulang dari perjalanan itu, rupa nya ada seorang anak kecil diantara keluarga Syaikh yang memainkan jam beker tersebut (sehingga tidak jam beker tersebut tidak berbunyi). Wal hasil, keesokan harinya saat Shalat Subuh, Syaikh as-Sa'di tidak nampak di Masjid. Padahal beliau adalah Imam tetap masjid tersebut.

Siang harinya, Syaikh as-Sa'di mengimami Shalat Dzuhur (seperti biasa). Setelah shalat selesai, beliau memberi nasehat dan faidah kepada para jamaah masjid.

Setelah beliau selesai memberikan nasehat, tiba - tiba ada seorang jamaah yang hadir yang bertanya :

"Wahai Syaikh, mengapa Syaikh tidak terlihat saat Shalat Subuh tadi? Apakah karena isteri Syaikh baru pulang dari safar (perjalanan)..?"

Mendengar celetukkan orang tersebut, para hadirin tertawa. Kemudian Syaikh pun tersenyum, lalu beliau memanggil orang yang bertanya tadi, kemudian beliau memasukkan tangan kesakunya dan mengeluarkan sejumlah uang, lalu beliau berikan kepada orang itu, seraya berkata :

"Ini hadiah buat mu karena hari ini diri mu telah memasukkan rasa gembira kedalam hati para jamaah (lewat pertanyaan mu tadi)."

Mendengar perkataan Syaik, para Jamaah kembali tertawa (2)

---oOo---

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di adalah salah seorang Ulama besar di Saudi, beliau ahli tafsir, ahli fiqih dan lain nya. Diantara kitab beliau yang paling banyak dikaji dan dipelajari adalah kitab tafsir nya, Taisir al Karim ar Rahman fi Tafsir Kalam al Manna.

Semoga bermanfaat dan terhibur.

Senyum yok ~Kisah inspiratif pelepas penat

Syaikh Sayyid Sabiq rahimahullah adalah sosok laki laki yang selalu ceria, selalu tersenyum, riang, penuh humor, mampu selalu mendatangkan lelucon dan membuat suasana menjadi cair.

Diantara kejadian langka dan lucu yang dia alami adalah waktu pihak keamanan menangkap dirinya pada kejadian terbunuhnya an-Naqrasyi Basya. Mereka mengajukan pertanyaan apakah dia kenal dengan Muhammad Malik yang dianggap sebagai salah satu teroris terbesar dan berbahaya waktu itu.

Hal itu dikarenakan ulah koran - koran waktu itu yang terlalu mengekspos dan memperbesar peran Muhammad Malik. Waktu itu Muhammad Malik berhasil menghilang tanpa jejak, sehingga pihak keamanan tidak mampu menangkapnya.

Ketika mereka bertanya kepada Syaikh Sayyid Sabiq, "Apakah kamu tahu tentang Malik..?"

Beliau menjawab : "Bagaimana aku tidak tahu tentang Malik, dia itu adalah salah satu Imam kaum muslimin, dia adalah imam kotaadinah, semoga Allah meridhai nya."

Mereka berkata : "Hei orang jelek, kami tidak bertanya tentang Imam Malik, akan tetapi kami bertanya tentang Malik si teroris itu."

Beliau kembali berkata : "Aku adalah orang yang bergelut dengan fiqih (ahli fiqih), aku hanya mengetahui para Fuqaha' dan aku sama sekali tidak tahu dan tidak kenal dengan para teroris."

(Fi Wadaa'il A'laam, DR.Yusuf al Qardhawi. Terj Selamat Jalan Pejuang hal 149)

Syaikh Sayyid Sabiq rahimahullah penulis kitab fiqih yang terkenal yakni Fiqih Sunnah, beliau wafat pada hari Ahad Sore 21 Dzulqo'dah 1420 H yang bertepatan dengan tanggal 27 Februari 2000 M pada usia mendekati 85 tahun. (Ibid, 138)
Bersambung ke kisah yg lain nya... Semoga terhibur...