Tampilkan postingan dengan label ilmu agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu agama. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 September 2015

Ilmu, ilmu, ilmu.....

Kita bukanlah bagian dari ahlinya tapi kita dapat mengenali para ahlinya.

hakekat ilmu itu tidaklah dapat dilihat dari banyaknya jumlah pengikut seseorang, dikenal banyak orang, maupun menjadi panutan banyak orang.

tapi ilmu itu adalah segala sesuatu yang dikeluarkan oleh seseorang yang berasal dari buah ilmu itu sendiri.

ilmu itu tidak menjadi patokan utamanya ketenaran seseorang, kepiawaian merangkai kata-katanya, atau pun banyaknya orang yang bersamanya.

ilmu itu liar dan tidak dapat dimonopoli seseorang.
ia akan lepas dan hinggap kedalam diri seseorang atas kehendak Allah.

Siapa saja yang ilmu itu hinggap pada diri seseorang maka hakekatnya akan tampak meski ia tersembunyi dari kasat mata.

namun apabila ia lari dari diri seseorang maka ketiadaannyapun dikenali meski orang yang ilmu melarikan diri darinya zhahirnya berbicara tentang ilmu.

Orang yang dihinggapi ilmu itu laksana singa, yang aumannya dikenali meski ia hanya berseorang diri.

Ucapan yang didasari ilmu itu laksana taring, yang apabila menancap ke dalam daging membekaslah gigitannya.

Minggu, 30 Agustus 2015

Tips belajar agama

1. Harus menyisihkan waktu secara khusus untuk menuntut ilmu.

2. Jika tidak bisa konsentrasi dan fokus menimba ilmu agama, bukan berarti harus meninggalkan menimba ilmu secara keseluruhan nya.

3. Manfaatkan teknologi modern yang ada.

4. Tanamkan tekad yang kuat dan niat yang ikhlas.

5. Sabar dan tabah dalam menuntut ilmu.

6. Memanfaatkan waktu luang untuk menuntut ilmu.

7. Minta bantuanlah dengan teman dan bekerja sama dengan nya didalam mendapatkan ilmu.

8. Ambillah ilmu setiap hari walaupun sedikit, walaupun hanya bisa memahami 1 ayat atau 1 hadits atau 1 permasalahan.

9. Buatlah rencana ilmiah /pelajaran dengan sistematis

lmam an Nawawi rahimahullah biasa nya membatu ayahnya ditokonya yang kecil. Namun hal itu tidak membuatnya lalai dari membaca dan menghafal al Quran dalam usia dini.

Beliau sehari menghadiri 12 majelis ilmu. Bagaimana dengan kita?

Tahukah anda siapa imam abu hanifah?

Beliau rahimahullah adalah seorang ulama fiqih besar sekaligus pengusaha besar, usaha nya tidak menghalanginya untuk belajar agama.

Beliau mempunyai gedung besar untuk memproduksi sutera, dan ia mempunyai karyawan dan tenaga produksi. Artinya beliau adalah direktur besar.

Diringkas dan disarikan dari buku Tips Belajar Agama Diwaktu sibuk, bagian pertama kitab Thalabul ilmi fi zamanil insyighalat, syaikh muhammad al munjjid
via page @Taman - Taman Para Penuntut Ilmu

Seluas apakah pengetahuan Anda tentang agama Anda?

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya:
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) {yang kasat mata, spt perkebunan, ekonokmi, dsb} dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat {mengenal Allah, mengenal Rasu, dsb } adalah lalai.” (QS. Ar Rum:7)

Ayat di atas merupakan peringatan keras bagi orang yang hanya mementingkan urusan dunia sedangkan urusan akhiratnya dilupakan.

Tafsir ayat tersebut sebagai berikut,

Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Umumnya manusia tidak memiliki ilmu melainkan ilmu duniawi. Memang mereka maju dalam bidang usaha, akan tetapi hati mereka tertutup, tidak bisa mempelajari ilmu dienul islam untuk kebahagiaan akhirat mereka.” (Tafsir Ibnu Katsir 3/428)